Minuman Soda dan Risiko Kesehatan

Saat piknik di akhir pekan, menonton film di bioskop atau udara yang sangat panas banyak orang yang lebih suka mengonsumsi minuman soda. Tanpa disadari, keseringan minum soda bisa memberikan efek buruk terutama bagi perempuan.

Minuman soda bisa merusak gigi karena mengandung kadar gula yang tinggi. Soda juga bisa memberikan risiko osteoporosis yang lebih tinggi pada kaum perempuan dibandingkan dengan minuman ringan lainnya.

Perempuan lebih berisiko mengalami osteoporosis atau pengeroposan tulang terutama saat usianya semakin bertambah tua. Meskipun hampir sebagian besar orang sudah tahu, tapi banyak yang belum menyadari. Mengonsumsi minuman soda bisa mempercepat datangnya suatu penyakit.

Kandungan asam fosfor dalam minuman soda yang menimbulkan sensasi kesegaran atau gelembung-gelembung udara ternyata dapat mengerogoti tulang. Jika minuman soda terus menerus dikonsumsi, maka semakin lama tulang akan makin rapuh dan berbentuk seperti pori-pori yang bolong-bolong.

Selain bisa membuat tulang menjadi rapuh, konsumsi minuman soda juga dapat melemahkan otot serta tulang. Hal ini berdasarkan dari hasil penelitian yang dilaporkan dalam International Journal of Clinical Practice.

Seperti dilansir MSN, Selasa (5/1/2010), laporan itu menyebutkan bahwa konsumsi soda lebih dari 2 liter per hari bisa menyebabkan kadar kalium dalam darah menjadi turun drastis. Jika tubuh kekurangan kalium, efek yang dirasakan adalah tubuh merasa lemah, pusing dan dapat menyebabkan atrofi otot (tak mampu mengangkat beban atau geraknya jadi terbatas).

Peneliti menduga kadar kalium turun akibat banyaknya kandungan gula dan kafein dari minuman soda in sehingga membuat ginjal menyaring kalium lebih banyak dari sel.

Selain menyebabkan osteoporosis, minuman soda yang dikonsumsi secara terus menerus juga bisa menimbulkan risiko kesehatan lain seperti diabetes tipe 2 akibat kandungan gulanya yang tinggi, merusak gigi akibat kandungan asam fosfor dan gula, memberikan efek dari kafein yang dikandung seperti insomnia, tekanan darah tinggi dan detak jantung yang tidak beraturan.

Risiko lainnya adalah menyebabkan kegemukan akibat kandungan kalori yang bisa mencapai 225 kalori. Dalam setiap 1,057 liter minuman soda mengandung 225 kalori dan 39 gram gula.

0 komentar:



Posting Komentar