CROP CIRCLE

Masih hangat dalam ingatan kita tentang fenomena yang terjadi di Sleman beberapa bulan yang lalu yaitu fenomena tentang crop circle. Fenomena ini menjadi salah satu fenomena yang menarik untuk diperbincangkan karena terjadi untuk yang pertama kalinya di Indonesia. Lalu sebenarnya apakah “crop circle” itu ?

Menurut Wikipedia, Lingkaran tanaman (dari bahasa Inggris:Crop circles) adalah suatu pola teratur yang terbentuk secara misterius di area ladang tanaman, seringkali hanya dalam waktu semalam. Fenomena ini pertama kali ditemukan di Inggris pada akhir 1970, dengan bentuk pola-pola lingkaran sederhana. Pada masa-masa setelahnya, pola-pola tersebut kini cenderung bertambah rumit dan tidak terbatas hanya pada hanya bentuk lingkaran. Namun karena mengacu pada asal-usulnya, maka istilah lingkaran tanaman ini masih dipertahankan.

Mereka yang mempelajari fenomena lingkaran tanaman ini sering disebut juga dengan istilah "cerealogis", dan ilmu yang mempelajari fenomena ini disebut dengan cereolog. Para Cerealogis kemudian mengembangkan istilah baru untuk fenomena ini, yaitu agriglif.

Crop circle bukan hanya terjadi di Indonesia. Di Inggris, Canada, Amerika, Australia dan Jepang, banyak ditemukan fenomena crop circle. Crop circle bahkan ada juga yang yang biasa ditemui membentuk citra mahkluk hidup seperti kalajengking,bunga matahari,Lebah,dll.diladang pertanian khususunya gandum. Fenomena ini biasanya muncul di musim panas saat ladang pertanian ditumbuhi dengan tanaman.. Bentuk geometri itu kadang berupa lingkaran-lingkaran atau bisa juga berbentuk rangkaian gambar yang unik, yang menunjukkan bahwa pembuatnya adalam makhluk yang cerdas. Selain bentuknya yang beragam, diameter ukurannya pun bermacam-macam. Berikut adalah beberapa gambar bentuk dan ukuran crop circle yang pernah ditemukan:


Bila dibandingkan dengan penemuan di luar negeri bentuk dan diameter crop circle di Indonesia sendiri masih terbilang sederhana yaitu memiliki diameter 60-70 cm.

Sleman

Bandingkan dengan yang berikut:





















Sampai saat ini,banyak spekulasi dan pandangan mengenai peroses terbentuknya crop Circle.Ada yang beranggapan fenomena tersebut memang dibuat oleh manusia,tapi ada pula yang beranggapan murni dari proses gejala alam. Banyak yang mengkaitkan crop circle ini dengan kemunculan UFO. Seperti yang terjadi di Sleman,beberapa ada yang berpendapat mendengar suara gemuruh saat malam harinya dan diyakini sebagai tanda kemunculan dari UFO tersebut. Beberapa lainnya meyakini ini akibat dari angin putting beliung. Bahkan disebuah situs berita nasional diberitakan mahasiswa UGM mengaku sebagao pembuat crop circle dengan alasan selain ingin mencari sensasi, ia bersama teman-temannya juga ingin membuktikan bahwa meraka memang jago matematika dan desain.

Beberapa situs dalam negeri maupun luar negeri banyak yang membahas tentang fenomena ini baik dalam bentuk tulisan maupun video. Bahkan disebuah situs luar, http://www.wikihow.com/Make-a-Crop-Circle membahas cara membuat sebuah crop circle. Dilengkapi dengan step-stepnya, tips, warnings, serta apa yang diperlukan untuk membuatnya. Fenomena seputar crop circle memang mengundang pro dan kontra semua tergantung bagaimana kita menyikapinya masing-masing.


Kesimpulan :

Crop circle merupakan suatu pola teratur yang terbentuk secara misterius di area ladang tanaman. Crop circle ini membentuk berbagai macam pola geometri yang indah,bahkan ada yang membentuk citra makhluk hidup. Crop circle bukan hanya terjadi di Indonesia. Di Inggris, Canada, Amerika, Australia dan Jepang, banyak ditemukan fenomena crop circle lainnya. Crop circle pertama kali dan banyak ditemukan di Inggris. Berbagai macam spekulasi muncul terkait dengan kemunculan fenomena ini. Beberapa menyakini crop circle ini terkait dengan UFO dan beberapa lainnya menyakini hal ini hanyalah buatan manusia saja. Semua ini tergantung bagaimana kita menyikapinya.


Pendapat Pribadi :

Terkait dengan fenomena ini, menurut pendapat saya prbadi, saya meyakini bahwa ini hanyalah buatan tangan-tangan kreatif manusia saja. Karena saya pernah menonton salah satu tayangan di luar negri yang membahas perdebatan tentang fenomena ini. Bukan hanya pendapat dari para ahli dan saksi mata saja yang menguatkan keberadaan crop circle ini terkait dengan “makhluk lain”,dalam tayangan tersebut juga menampilkan video yang memperlihatkan kemunculan crop circle dalam hitungan menit saja. Namun setelah diteliti lebih lanjut oleh para ahli video,video tersebut hanyalah rekayasa semata yaitu dengan menggunakan beberapa efek tekhnologi tertentu. Seperti kejadian di Sleman lalu, pakar telematika Abinmanyu menemukan beberapa kejanggalan dibalik crop circle Sleman ini,antara lain yaitu:
1. Ada penduduk sekitar yang memberi kesaksian mendengar suara gemuruh. Logika: Mengapa kesaksian suara tersebut hanya oleh satu dua orang? Ingat bahwa kejadian pada area sawah di perkampungan yang terbilang tidak sepi penduduk. Jadi bila ada suara gemuruh di lokasi pasti akan banyak yang mendengarnya, bukan hanya satu dua orang.

Apalagi ini terjadi di malam hari yang logikanya pasti sangat hening, suara motor di kejauhan saja bisa terdengar apalagi gemuruh UFO dengan diameter sebesar itu.

2. Ada yang mengakui melihat crop circle tersebut setelah angin puting beliung, tapi analisa telematika pada gambar seputar crop circle tidak ada ciri yang mencerminkan bekas angin puting beliung.

3. Ada yang bertanya,bagaimana untuk membuat gambar di tengah sawah pelaku masuk ke tengah tanpa merusak sawahnya? Jawabannya: Coba perhatikan dengan seksama gambar tersebut, antara satu obyek dengan yang lain pasti ada pematang yang menyambungnya bukan?

Terlepas dari siapa sesunggunya pencipta crop circle tersebut, saya mengagumi keindahan bentuk-bentuknya. Masing masing memiliki keindahan dan kerumitan tersendiri. Setiap orang pasti memeliki pendapat yang berbeda satu sama lain,tergantung bagaimana kita menyikapinya. Selebihnya mari kita apresiasi pekerjaan tersebut sebagai seni instalasi yang indah.

Sekian.