DAFTAR PUSTAKA dan KUTIPAN

Karya tulis merupakan ringkasan atau resume dari suatu pembahasan secara ilmiah yang dilakukan oleh seorang penulis atau peneliti. Karya tulis ada yang berbentuk ilmiah dan non-ilmiah. Contoh karya tulis ilmiah yaitu skripsi, tesis, disertasi dan lain-lain. Sedangkan karya tulis non-ilmiah yaitu cerpen, puisi, dan, lain-lain.

Karya tulis ini memiliki komponen-komponen yang tertentu dalam sistematika penulisannya. Misalkan apabila kita ingin membuat suatu makalah dengan menggunakan referensi/sumber penulisan,maka dicantumkan di bagian Daftar Pustaka. dan apabila terdapat suatu pernyataan dari seorang narasumber maka hal ini bisa dicantumkan pada bagian Kutipan. Pencantuman sebuah buku dalam daftar pustaka pada sebuah karya tulis erat kaitannya dengan pengutipan buku. Berikut penjelasan dari Daftar Pustaka dan Kutipan :

• DAFTAR PUSTAKA

Adalah daftar yang mencantmkan judul buku, nama pengarang, penerbit dsb yang ditempatkan pada bagian akhir suatu karangan atau bku dan disusun berdasarkan abjad. Daftar sendiri didefinisikan sebagai catatan sejumlah nama atau hal yang disususn berderet dari atas ke bawah.

Salah satu fungsi dari daftar pustaka adalah untuk memberikan arah bagi para pembaca buku atau karya tulis yang ingin meneruskan kajian atau untuk melakukan pengecekan ulang terhadap karya tulis yang bersangkutan. Fungsi dari daftar pustaka adalah untuk memberikan apresiasi atau penghargaan terhadap penulis buku atau karya tulis yang dirujuk terhadap hasil karyanya yang turut menyumbang peraran dalam penulisan karya tulis yang kita tulis. Dan fungsi lain daftar pustaka yang tak kalah penting adalah menjaga profesionalitas kita (jika kita sebagai seorang penulis karya tulis) terhadap tulisan yang kita buat.

Dalam menulis daftar pustaka terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan yaitu:

1. Nama penulis (nama keluarga diletakkan di depan dan tanpa gelar) dan diakhiri dengan tanda titik (.)
contoh : nama pengarang Slamet Raharjo ditulis Raharjo,Slamet.

2. Tahun penerbitan yang diletakkan dalam kurung dan setelah itu diberi tanda titik(.)
contoh : (2010).

3. Judul sumber pustaka (digaris bawah atau cetak miring). Setelah judul buku diberi tanda titik(.)
contoh : Cara Penulisan Daftar Pustaka yang Baik dan Benar.

4. Kota tempat penerbit dan nama penerbit. Dipisahkan dengan tanda titik dua (:) Setelah nama penerbit diberi tanda titik
contoh : Yogyakarta : Pustaka Senang Bahagia .

5. Dan apabila baris pertama tiap pustaka ditulis pada margin kiri maka pada baris berikutnya ditulis menjorok ke dalam enam ketukan dari margin kiri. Jarak baris daftar pustaka adalah satu spasi sedangkan jarak sumber pustaka dengan sumber pustaka lainnya dua spasi.

Jadi jika ditulis, contoh daftar pustaka berdasarkan sistematika diatas menjadi semacam ini: Rahajo, Slamet. 2010. Cara Penulisan Daftar Pustaka yang Baik dan Benar. Yogyakarta: Pustaka Senang Bahagia.




Cara penulisan daftar pustaka dapat dibedakan menurut sumber yang digunakan :

a. Jurnal, Majalah.
Jika jurnal sebagai sumber pustakanya maka harus ditulis nama penulis, tahun penerbitan (dalam tanda kurung), judul artikel (ditulis di antara dua tanda petik), nama jurnal (digaris bawahi), volume, nomor dan tempat penerbit.

b. Surat Kabar
Urutan penulisannya ialah nama penulis, tahun penerbitan (dalam tanda kurung), judul artikel (ditulis di antara dua tanda petik), nama surat kabar (digaris bawahi), waktu penerbitan dan kota tempat penerbit.

c. Buku
Penulisan daftar pustaka jika sumbernya berbentuk buku adalah nama penulis, tahun penerbitan (dalam tanda kurung), judul buku (digaris bawahi), kota tempat penerbit. Antara komponen dipisahkan dengan tanda titik kecuali nama kota dan penerbit yang dipisahkan dengan titik dua. Jika penulisnya terdiri dari dua orang maka keduanya harus dituliskan yang didahului dengan nama keluarga, tetapi jika penulisnya lebih dari dua orang maka hanya nama keluarga dari penulis pertama yang ditulis dan diikuti dengan et al.

Jika seorang penulis memiliki lebih dari satu pustaka yang dikutip, penulisan nama hanya pada pustaka pertama sedangkan berikutnya cukup dengan menarik garis sepanjang nama tersebut. Untuk tahun penerbitan yang sama harus dibedakan dengan menambah a, b dan seterusnya setelah tahun penerbitan.

d. Artikel umum dari internet dengan nama
Penulis, tahun, judul artikel, [jenis media], alamat website (diakses tanggal …).*) Judul artikel harus ditulis miring

Artikel umum dari internet tanpa nama
Anonim, tahun, judul artikel, [jenis media], alamat website (diakses tanggal …).*) “Anonim” dapat diganti dengan “_____”. Judul artikel harus ditulis miring

e. Pustaka yang Tidak Dipublikasikan
Pustaka yang tidak dipublikasikan seperti skripsi, tesis ataupun disertai jika dijadikan sumber pustaka maka penulisannya adalah nama penulis, tahun penerbitan (dalam tanda kurung0, judul pustaka (digarisbawahi), jenis pustaka dan lembaga, serta keterangan tidak dipublikasikan. Jika sumber pustaka berupa makalah, penulisannya adalah nama penulis, tahun penerbitan (dalam tanda kurung), nama kegiatan dimana makalah diperuntukkan, kota tempat kegiatan.

Contoh-contoh daftar pustaka :

Rambe, Muis Fauzi (1997). Analisis Proficiency Kerja Karyawan Berdasarkan Latar Belakang Pendidikan dan Pengalaman: Studi Komparatif di PT. Pelabuhan Indonesia–I Cabang Belawan. Tesis S2, PPS STIE Ganesha Jakarta. Tidak Dipublikasikan.

Sriadhi (1997a). Panduan Pengolahan Data Statistik dengan Menggunakan Software Komputer. Medan : UPT Pusat Komputer UMSU.

--------- (1997b). Aplikasi Lotus untuk Pengolahan Data Statistik. Medan : UPT Pusat Komputer UMSU.

Steer, Ricard M, et al (1985). Managing Effective Organizations; an Introduction. Boston : Kent Publishing Company.

Susanto dan Elisabeth (1995). “Network Organization: Kajian Aspek Sumber Daya Manusia”. Jurnal Manajemen dan Usahawan Indonesia, Vol. 24 No. 5.

Indra Priyadi (2006). “Pengaruh Ketidaknyamanan Kerja terhadap Kinerja”. Jurnal Manajemen dan Bisnis, Vol. 4 No.1., http://www.umsu.ac.id/jurnal/mb.html. Diakses 25 Maret 2007.


• KUTIPAN

Dalam penulisan-penulisan ilmiah,baik penulisan artikel-artikel ilmiah,karya-karya tulis,maupun penulisan skripsi dan disertasi, seringkali dipergunakan kutipan-kutipan untuk menegaskan isi uraian,atau untuk membuktikan apa yang dikatakan. Kutipan merupakan pinjaman kalimat atau pendapat dari seorang pengarang atau ucapan seorang yang terkenal. Di dalam bahasa Indonesia terdapat 2 jenis kutipan :

1. Kutipan Langsung
Adalah kutipan yang ditulis sama persis dengan sumber aslinya,baik bahasa maupun ejaannya. Berikut cara penulisannya :

a. Kutipan yang panjangnya kurang dari empat baris :
- Diketik seperti ketikan teks
- Diawali dan diakhiri dengan tanda petik (”)
- Sumber rujukan ditulis langsung sebelum dan sesudah teks kutipan
- Rujukan ditulis diantara tanda kurung,dimulai dengan nama akhir sebagaimana
tercantum dalam daftar pustaka,tanda koma,tahun terbitan,titik dua,spasi dan
diakhiri dengan nomor halaman(Penulis, Tahun:Halaman)

b. Kutipan yang terdiri dari empat baris atau lebih :
- Diketik satu spasi
- Dimulai tujuh ketukan dari margin kiri
- Sumber rujukan ditulis langsung sebelum teks kutipan
-Apabila pengutip memandang perlu untuk menghilangkan beberapa bagian kalimat,pada bagian itu diberi titik sebanyak tiga buah
-Bila pengutip ingin menghilangkan satu kalimat atau lebih, maka pada bagian yang dihilangkan tersebut diganti dengan titik-titik sepanjang satu baris
-Apabila pengutip ingin memberi penjelasan atau menggarisbawahi bagian yang dianggap penting pengutip harus memberikan keterangan. Keterangan tersebut berada diantara tanda kurung,misalnya: (garisbawah oleh pengutip).
-Apabila penulis menganggap bahwa ada satu kesalahan dalam kutipan,dapat dinyatakan dengan menuliskan simbol (sic!) langsung setelah kesalahan tersebut.

2. Kutipan tidak langsung
Kutipan tidak langsung adalah kutipan yang tidak sama persis dengan aslinya. Pengutip hanya mengambil pokok pikiran dari sumber yang dikutip untuk dinyatakan kembali dengan kalimat yang disusun oleh pengutip. Adapun cara penulisan adalah sebagai berikut:
- Kalimat-kalimat yang mengandung kutipan ide tersebut ditulis dengan spasi rangkap sebagaimana teks biasa.
- Semua kutipan harus dirujuk
- Sumber sumber rujukan dapat ditulis sebelum atau sesudah kalimat-kalimat yang mengandung kutipan.
- Apabila ditulis sebelum teks kutipan,nama akhir sebagaimana tercantum dalam daftar pustaka masuk kedalam teks,diikuti dengan tahun dan terbitan diantara tanda kurung.
- Apabial ditulis sesudah teks kutipan,rujukan ditulis diantara tanda kurung,dimulai dengan nama akhir sebagaimana tercantum dalam daftar pustaka,titik dua,dan diakhiri dengan tahun terbitan.

Cara menulis sumber kutipan dapat dibedakan menjadi:

1. Jika sumber kutipan ditulis mendahului kutipan, cara penulisannya ialah nama penulis lalu diikuti tahun penerbitan dan halaman yang keduanya diletakkan dalam tanda kurung.
Contoh : Moh. As’ad (1996, hal 6) menyatakan .......................

2. Jika sumber kutipan diletakkan setelah kutipan maka penulisannya ialah nama penulis, tahun penerbitan dan halamam yang semuanya dalam tanda kurung.
Contoh : Disiplin kerja dapat diartikan sebagai .......(Hasibuan, 1994, hal. 12)

3. Jika penulis terdiri dari dua orang, nama keluarga dari penulis tersebut harus disebutkan
contoh : (Hasibuan dan Manulang, 1997, hal. 10).

4. Jika penulis terdiri lebih dari dua orang, maka cara menulisnya ialah nama keluarga dari penulis pertama dan diikuti dengan et al serta tahun penerbitan dan halaman.
Contoh : Sanders, et al (1992) menyatakan ...

5. Jika bahan kutipan dibahas oleh banyak penulis dengan sumber berbeda maka penulisannya harus menyertakan nama para penulis dan tahun penerbitannya dan diletakkan di dalam tanda kurung
contoh : Produktivitas kerja diartikan sebagai ... (Fraser, 1992; Lathan, 1994; Hasibuan 1996).

6. Jika sumber kutipan ditulis oleh seorang penulis sama banyak sumber dan tahun penerbitan yang sama maka cara menulisnya adalah dengan menambah huruf a, b dan seterusnya setelah tahun penerbitan
contoh : (Setiawan, 1997a; Setiawan, 1997b).


Sumber :
http://www.scribd.com/doc/17294193/cara-membuat-sebuah-kutipan
http://kangmoes.com





PERANAN ELEKTRONIK DALAM KOMUNIKASI

Sepintas lalu, hubungan lingkungan hidup dengan komunikasi mungkin tidak nampak. Namun kalau dipikirkan secara lebih mendalam, lingkungan hidup sebenarnya merupakan konsep yang sangat relevan bagi komunikasi ditinjau dari berbagai segi.

Pertama, dipandang dari segi luas, komunikasi hanya berarti dalam konteks lingkungan hidup. Pada intinya. komunikasi adalah proses yang menyangkut hubungan manusia dengan lingkungan sekitarnya Tanpa komunikasi manusia jadi terpisah dari lingkungan. Namun tanpa lingkungan komunikasi menjadi kegiatan yang tidak relevan. Dengan kata lain, manusia berkomunikasi karena perlu mengadakan hubungan dengan lingkungannya, meskipun caranya berbeda tergantung lingkungan yang dihadapi, umpamanya dengan lingkungan sosial tertentu.

Kedua, secara langsung atau tidak sebagian besar komunikasi manusia sebenarnya menyangkut atau bertitik tolak pada informasi tentang lingkungannya. Baik mengenai benda fisik dan komponen lingkungan itu, prinsipnya yang mengatur hubungan antara komponen tersebut, proses dan cara kerjanya, ataupun gagasan dan keinginan yang ada dalam otak manusia mengenai bagaimana seharusnya lingkungan itu. Ini bukanlah hal baru. Pengetahuan dan konsep yang ada pada seseorang dibentuk pertama kali oleh lingkungannya, atau berdasar kepada hal-hal yang diamati dari lingkungan. Andaikata ia kemudian belajar tentang hal-hal mengenai lingkungan yang lain, informasi itu pun akan selalu mengacu atau dibandingkan dengan lingkungan sekitarnya. Itulah sebabnya maka komunikasi biasanya lebih lancar dan lebih efektif jika menyangkut atau berkaitan dengan lingkungan yang telah dikenalnya. Dapat dikatakan komunikasi akan makin berarti bagi seseorang jikalau informasi yang disampaikan makin terkait dengan lingkungan orang itu. Berkaitan erat dengan ini adalah relevansi lingkungan yang

Ketiga, yaitu dari segi fungsi komunikasi. Seperti yang dikemukakan banyak pakar, bahwa salah satu fungsi penting komunikasi bagi manusia dalam masyarakat adalah pengamatan lingkungan. Di mana ada media, fungsi ini terbantu dengan komunikasi massa yang diharapkan menyampaikan hasil pengamatan secara teratur dan sistematik. Dimana tidak ada media, fungsi ini dilakukan melalui komunikasi interpersonal dan sosial. Orang saling bertanya dan bertukar informasi setiap hari untuk mendapatkan gambaran mengenai perubahan yang terjadi dan keadaan terakhir (termasuk ancaman, bahaya maupun keadaan yang menguntungkan) yang berkembang di sekitaraya, agar mereka dapat menyesuaikan kehidupannya, sebaik mungkin. Oleh karena itu informasi yang diperoleh melalui berbagai media massa memegang peranan sangat penting dalam membentuk sikap mental masyarakat agar dapat berperan secara aktif dalam pelaksanaan pembangunan umumnya dan terhadap kesadaran untuk aktif menjaga kelestarian lingkungan khususnya.

Namun dalam pemberian informasi kepada masyarakat ada masalah-masalah yang harus dihadapi:
1. Pemastian penerimaan informasi.
2. Informasi lintas batas (transfrontier).
3. Informasi tepat waktu (timely information).
4. Informasi lengkap (comprehensive information).
5. Informasi yang dapat dipahami (comprehensible information)

Adanya permasalahan ini menuntut bahwa informasi yang dibutuhkan, diharapkan akan memberikan manfaat dan tambahan pengetahuan bagi masyarakat. Kedudukan masyarakat amat penting karena keefektifannya bertindak selaku pengawas terhadap setiap adanya permasalahan lingkungan sehingga diharapkan dengan secepatnya kondisi tersebut diantisipasi dan dikembalikan ke keadaan semula.

Dengan makin berkembangnya teknologi komunikasi yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan dan kelestarian lingkungan, sebenarnya masalah kecepatan, daya jangkau, ketepatan, volume maupun jenis informasi yang dapat diberikan kepada masyarakat sudah tidak lagi menjadi permasalahan. Dalam kenyataannya masyarakat masih banyak yang belum memahami apa yang seharusnya diketahui mengenai lingkungan sekitarnya terutama terhadap kegiatan-kegiatan yang memungkinkan timbulnya masalah lingkungan. Seiring dengan tumbuhnya kesadaran masyarakat, akhir-akhir ini masalah lingkungan banyak menarik perhatian terutama dari media massa yang meliput secara langsung atau berdasarkan laporan dari masyarakat yang terkena dampak masalah lingkungan.

Dari ketentuan Undang Undang No. 4 Tahun 1982 Pasal 9 tentang Lingkungan Hidup yang berbunyi;
"Pemerintah berkewajiban menumbuhkan dan mengembangkan kesadaran masyarakat akan tanggung jawab dalam pengelolaan lingkungan hidup melalui penyuluhan, bimbingan, pendidikan, dan penelitian tentang lingkungan hidup".

Dampak Komunikasi ?
satu dari beberapa teori-teori komunikasi yang dihasilkan dari penelitian di bidang komunikasi mengenai efek media komunikasi. Kedua teori tersebut khususnya digunakan untuk memahami penggunaan media elektronik untuk komunikasi interpesonal. Contohnya, ketika kita menggunakan handphone, alat komunikasi tersebut memudahkan kita untuk berkomunikasi dan bersosialisasi dengan kerabat, sahabat dan rekan sejawat, dimanapun mereka berada. Dengan bantuan handphone kita dapat melewati batas ruang, jarak dan waktu yang selama ini mengungkung gerak komunikasi kita.

Namun sekarang alat komunikasi tersebut tidak semata-mata digunakan untuk melakukan panggilan atau mengirim pesan pendek saja. Saat ini handphone juga digunakan untuk melakukan berbagai aktivitas di luar kedua aktivitas tersebut dan sebagai pemenuhan kebutuhan akan gaya hidup seperti video call, conference call, hingga ber-chatting ria di internet. Begitulah media elektronik dapat mempengaruhi komunikasi interpersonal kita. Hal tersebut juga berlaku pada media komunikasi yaitu komputer. Penelitian yang dapat menggambarkan bagaimana komputer dapat mempengaruhi komunikasi interpersonal terlihat pada organisasi dimana jaringan komputer digunakan untuk segala bentuk komunikasi elektronik. Hal ini dikaji dalam studi computer mediated communication, dan menyangkut media yang tidak secara langsung berhubungan dengan jaringan komputer seperti telekonferensi video, dan kegiatan lain yang membutuhkan komputer sebagai penghubung seperti ¬mengecek e-mail.

Konsep penting dalam kajian ini adalah “presence”, yaitu pernyataan psikologis dimana objek virtual yang dalam pengalaman seseorang dijadikan objek aktual. Social presence adalah pengalaman sosial dari aktor sosial melalui isyarat sosial yang tergambar dalam berbagai media komunikasi. Jadi, ketika suatu teknologi dalam media komunikasi dapat mengantarai kita untuk melakukan komunikasi, maka media tersebut memiliki social presence didalamnya. Semakin besar sebuah teknologi dapat mengantarai kita untuk melakukan komunikasi yang benar-benar terasa nyata lewat media tersebut, maka semakin besar social presence¬ dari media komunikasi tersebut.

E-mail dengan tampilan yang mengantarai komunikasi interpersonal hanya melalui tampilan teks memiliki nilai social presence yang rendah. Sedangkan video conference, dimana seseorang dapat berkomunikasi satu sama lain lewat suara dan gambar memiliki nilai social presence yang tinggi.

Teknologi media komunikasi memang memberi kemudahan dalam hidup kita. Kita tidak perlu lagi membuang waktu, biaya dan tenaga yang besar hanya untuk berkomunikasi dengan orang lain dimanapun mereka berada. Akan tetapi, setiap hal atau benda pasti memiliki nilai positif dan negatifnya. Dibalik semua keuntungan yang kita dapat dari teknologi media komunikasi seperti komputer natau internet, tentu saja ada dampak negatif yang timbul dari penggunaannya. Teknologi semacam internet pun tidak terlepas dari perangkat teknologi yang disebut komputer. Begitu dahsyatnya kelebihan yang diberikan internet dalam sistem komunikasi kita membuat internet sering digunakan dan sudah menyebar seperti virus. Hari ini jarang sekali orang yang tidak tahu atau tidak pernah melakukan komunikasi lewat internet baik melalui ¬e-mail, chatting ataupun teleconference.

Penyebaran penggunaan internet dalam berkomunikasi mencuri perhatian masyarakat umum dan para pakar komunikasi. Mereka pun meneliti bagaimana dampak dibalik segala kemudahan dan keuntungan yang diberikan oleh media baru tersebut. Bukan hanya saat ini saja, namun dampak sosial dari internet memang sudah menjadi wacana sejak pertama kali munculnya teknologi ini dan menjadi buah bibir sepanjang waktu. Beberapa dampak sosial yang terkuak dari berbagai penelitian belakangan memang sejalan dengan prediksi sebelumnya walaupun ada beberapa yang tidak. Dampak sosial dari internet diantaranya adalah munculnya perilaku antisosial (antisocial behaviour), sindrom kecemasan terhadap komputer (computer anxiety) dan ketergantungan (addiction).

Komunikasi yang efisien di perusahaan
Smartphone merupakan merupakan suatu alat komunikasi atau telepon selular (perkembangan dari telpon selular) yang dilengkapi dengan organizer digital. Perangkat tersebut dapat juga berfungsi sebagai data organizer, e-mail client, web browser, pemutar musik, pemutar film, kamera digital, GPS, menyunting dokumen, dan fungsi lainnya. Smartphone adalah topik yang dibahas dalam penyusunan paper Sistem Informasi manajemen.

Penggunaan smartphone dalam perusahaan merupakan bentuk investasi yang dilakukan oleh perusahaan yang pada akhirnya diperuntukan untuk mendapatkan keuntungan berupa produktivitas karyawan, dimana jika produktivitas karyawan meningkat maka kinerja karyawan akan meningkat pula dan berdampak pada proses kerja yang lebih efektif dan efisien. Pada kenyataannya penggunaan smartphone untuk meningkatkan produktivitas karyawan suatu perusahaan tidak akan berjal;an efektif jika tidak adanya kontrol dari manajer sistem informasi, yang berfungsi mengontrol akses web keluar masuk setiap karyawan. Kebijakan perusahaan untuk menggunakan smartphone untuk meningkatkan produktivitas karyawannya memilki kelebihan dan kekurangan, dimana kelebihan tersebut dapat dijadikan kekuatan dari penggunaan smartphone ini sendiri dan kekurangannya harus dapat diatasi dengan baik agar tujuan perusahaan yang ingin meningkatkan produktivitas karyawan dapat berhasil.

CPU (Central Processing Unit)

Central Processing Unit jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia berarti Unit Pengolah Pusat. CPU, singkatan dari Central Processing Unit, merujuk kepada perangkat keras komputer yang memahami dan melaksanakan instruksi dan data dari perangkat lunak. Komponen CPU

Apa saja isi CPU ?

1. Harddisk
Gambar disamping disebut dengan Harddisk drive (HDD).
Alat ini merupakan tempat menyimpan data pada CPU.
Jika hardisk dibuka, maka di dalamnya terlihat piringan
logam sebagai tempat menulis data. Kecepatan putarannya
bervariasi. Ada yang 5400 putaran per menit bahkan ada yang
sampai 7200 putaran per menit. Kemampuan sebuah hardisk biasanya ditentukan oleh banyaknya data yang bisa disimpan. Besarnya bervariasi, ada yang 1,2 Gigabyte (GB) hingga 80 GB.

2. Floppy Disk Drive
Floppy disk drive adalah alat untuk membaca atau menulis
pada sebuah disket. Beberapa tahun lalu, masih banyak orang
yang menggunakan floppy disk berukuran 5 ¼inchi
(disket besar), yang menyimpan data sebanyak 700 Kilobyte. Saat ini disket besar sudah digantikan dengan disket kecil yang berukuran (3 1/2 inchi) dengan kapasitas menyimpan data sebesar 1,4 Megabyte. Cara kerja floppy disk hampir sama dengan harddisk. Plat bundar berisi data dalam disket akan diputar oleh motor dalam floopy disk drive. Sebuah magnet akan membaca atau menulis data pada disket itu.

3. CD-ROM drive
Fungsinya adalah untuk membaca data dari sebuah Compact Disc (CD). ROM adalah singkatan dari Read Only Memory yang artinya penyimpan data yang hanya bisa dibaca. Jadi CD-ROM hanya bisa digunakan untuk membaca data, tidak dapat digunakan untuk menyimpan data. Namun saat ini, ada alat serupa yang dapat digunakan untuk menulis / menyimpan data ke sebuah CD. Namanya CD-RW (CD Read and Write atau CD baca dan tulis). Cara kerja CD-ROM maupun CD-RW sama dengan cara kerja harddisk atau floppy disk drive. Bedanya, bagian yang diputar adalah kepingan CD. Alat pembacanya juga bukan head magnet tetapi sinar laser yang berkekuatan kecil.

4. Prosesor
Prosesor biasa disebut Brain (otaknya) komputer. Prosesor berfungsi untuk memproses semua perhitungan yang harus dilakukan oleh komputer. Kekuatan prosesor diukur dari frekuensinya, seperti 550 MHz (Mega Hertz) sampai saat ini sudah ada yang mencapai 1,4 GHz (Giga Hertz). Jika komputer dihidupkan, maka prosesor akan langsung bekerja dan cepat naik suhunya. Oleh karena itu setiap prosesor saat ini sudah dilengkapi dengan besi penyalur panas (heat sink) dan kipas pendingin. Saat ini prosesor yang banyak digunakan adalah Intel, AMD dan IBM.

5. Memori
Memori dikenal juga dengan sebutan RAM (Random Acces Memory). Gunanya adalah untuk penyimpanan data sementara sewaktu digunakan oleh prosesor. Jika komputer di matikan, maka data di RAM akan hilang. Kecepatan membaca data RAM ini lebih cepat jika dibandingkan dengan Harddisk.

6. Kartu Grafis (VGA Card)
Kartu VGA (Video Graphic Adapter) berguna untuk menerjemahkan output (keluaran) komputer ke monitor. Untuk menggambar / design graphic ataupun untuk bermain game, kita perlu VGA yang tinggi kekuatannya. Saat ini ada VGA dengan memori 16, 32 hingga 128 Megabyte. Jenisnya yang terkenal adalah GeForce buatan perusahaan Nvidia.

7. Kartu Suara (Soundcard)
Perangkat ini berguna untuk mengeluarkan suara. Kalau
kita sedang mendengar musik ataupun bermain
game, perangkat ini sangat bermanfaat. Suaranya bisa
stereo, surround (berputar) bahkan suara 3 dimensi,
sehingga kita seolah-olah berada ditempat kejadian.
Tetapi perangkat ini kurang lengkap jika tidak ada speaker. Karena itu kita perlu menghubungkan speaker dengan soundcard yang telah terpasang dengan sebuah kabel yang disambung langsung ke soundcard. game

8. Motherboard
Motherboard atau disebut juga dengan Papan Induk berfungsi untuk tempat semua alat utama CPU yang telah disebutkan di atas. Bentuk motherboard seperti sebuah papan sirkuit elektronik. Motherboard merupakan tempat berlalu lalangnya data. Motherboard menghubungkan semua peralatan komputer dan membuatnya bekerja sama sehingga komputer berjalan dengan lancar.

• Fungsi CPU
CPU berfungsi seperti kalkulator, hanya saja CPU jauh lebih kuat daya pemrosesannya. Fungsi utama dari CPU adalah melakukan operasi aritmatika dan logika terhadap data yang diambil dari memori atau dari informasi yang dimasukkan melalui beberapa perangkat keras.

• Cara Kerja CPU

CPU dikontrol menggunakan sekumpulan instruksi perangkat lunak. Perangkat lunak tersebut dapat dijalankan oleh CPU dengan membacanya dari media penyimpan.

Instruksi-instruksi tersebut kemudian disimpan terlebih dahulu pada memori fisik (RAM), yang mana setiap instruksi akan diberi alamat unik yang disebut alamat memori. Selanjutnya, CPU dapat mengakses data-data pada RAM dengan menentukan alamat data yang dikehendaki.
Saat sebuah program dieksekusi, data mengalir dari RAM ke sebuah unit yang disebut dengan bus, yang menghubungkan antara CPU dengan RAM. Data kemudian didekode dengan menggunakan unit proses yang disebut sebagai pendekoder instruksi yang sanggup menerjemahkan instruksi.
Data kemudian berjalan ke unit aritmatika dan logika (ALU) yang melakukan kalkulasi dan perbandingan. Data bisa jadi disimpan sementara oleh ALU dalam sebuah lokasi memori yang disebut dengan register supaya dapat diambil kembali dengan cepat untuk diolah. ALU dapat melakukan operasi-operasi tertentu, meliputi penjumlahan, perkalian, pengurangan, pengujian kondisi terhadap data dalam register, hingga mengirimkan hasil pemrosesannya kembali ke memori fisik, media penyimpan, atau register apabila akan mengolah hasil pemrosesan lagi. Selama proses ini terjadi, sebuah unit dalam CPU yang disebut dengan penghitung program akan memantau instruksi yang sukses dijalankan supaya instruksi tersebut dapat dieksekusi dengan urutan yang benar dan sesuai.

150 Trick dan Tips Windows Dasar

Tutorial ini di tulias oleh minaldy adam,berikan tips dan trick yang sangat berguna bagi anda yang memakai operating system windows,mulai dari bagaimana mempercepat koneksi internet, mempercepat loading windows, utak-atik grafis sampai dengan apa yang kita lakukan apabila kita lupa serial number Windows kita, tutorial ini menjawabnya !!

File Pendukung :
http://oke.or.id/wp-content/plugins/downloads-manager/upload/150%20Tips%20dan%20Trik%20Dasar%20Windows.pdf